Perkembangan Information and Communication Technology ICT
Assalamualaikum sahabat Generasi Z giman kabar kabarinya nih :D. kami di
sini di kasih tugas matkul ICT untuk sedikit membahas perkembangan ICT, tapi
sebelumnya ada pepatah tak kenal maka tak sayang,oleh karena itu kami sedikit
akan bekenalan dulu boleh kan hehehh.....☺☺☺
tentang nama and alamat munkin ada lah di tab perofil bloger permula ini,munkin jadi ga usah bingung yah,tapi yang pastinya kami ini udah sedikit melewati beberapa generasi dan kami ini yah termasuk alumni jadul sahabat Generasi Z, yang penuh masa masa keindahan yg tidak di miliki anak2 jaman sekarang mereka dewasa seblm waktunya hehe...✌✌
Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yg luas. Kami berlari dan bersembunyi penuh canda-tawa dan persahabatan. Main Petak Umpet, Boy-boynan, gobag sodor, Lompat tali, Masak-masakan, sobyong, jamuran, putri putri Melati tanpa peringatan dari Bpk Ibu. Kami bisa memanfaatkan gelang karet, isi sawo, kulit jeruk, batre bekas, sogok telik menjadi permainan yg mengasyikkan.
Kami generasi yang ngantri di wartel dari jam 5 pagi, berkirim surat dan
menanti surat balasan dengan penuh rasa rindu. Tiap sore kami menunggu cerita
radio Mang jaya "Brama Kumbara""Sopala tanding jawar", berkirim
salam lewat penyiar radio. Kamilah generasi yang SD nya merasakan papan tulis
berwarna hitam, masih pakai pensil dan rautan yang ada kaca di salah
satunya.hehe ..☺☺☺.
Kami adalah generasi yang merasakan awal mula teknologi gadget komunikasi seperti pager, Komputer Pentium jangkrik 486 dan betapa canggihnya Pentium 1 66Mhz. Kami generasi yang sangat bangga kalau memegang Disket kapasitas 1.44Mb dan paham sedikit perintah Dos dengan mengetik copy, del, md, dir/w/p.
Kami adalah generasi yang memakai MIRC untuk chatting dan Searching memakai Yahoo. Generasi bahagia yang pertama mengenal Nintendo, Game watch yang belum berwarna. Generasi kamilah yang merekam lagu dari siaran radio ke pita kaset tape, yang menulis lirik dengan cara play-pause-rewind, dan memanfaatkan pensil utk menggulung pita kaset ya macet,untuk mencari pas lagu kesukan :) ,
Kami tumbuh diantara para legenda cinta seprt i KLA Project, Dewa 19, Padi, masih tak malu menyanyikan lagu Sheila on7, dan selalu tanpa sadar ikut bersenandung ketika mendengar lagu: mungkin aku bukan pujangga, yang pandai merangkai kata.
Sebagai anak bangsa Indonesia, Kami hafal Pancasila,
Nyanyian Indonesia Raya, maju tak gentar, Teks proklamasi, Sumpah Pemuda, Nama
nama para Menteri kabinet pembangunan IV dan Dasadharma Pramuka dan Nama-nama
seluruh provinsi di Indonesia.ya pokoke indah lah :) :) :).. oh maaf jadi
kepanjangan .ok sahabat Genersi Z kita langsung aja yah ke pembahasan
tugasnya .
Perkembangan Information and Communication Technology (ICT)
dalam beberapa
dekade terakhir berjalan sangat cepat sejalan dengan perkembangan teknologi
telekomunikasi, termasuk jaringan komputer. Berbagai teknologi dan aplikasi pendukung juga telah dikembangkan sebagai
upaya untuk mendukung dan mempermudah
aktivitas kehidupan manusia dan organisasi, termasuk kegiatan belajar mengajar dalam dunia pendidikan.
Dalam menyikapi perkembangan dan kemajuan ICT tersebut, para dosen dan guru
dituntut untuk menguasai
teknologi (ICT) agar dapat mengembangkan materi-materi pembelajaran berbasis ICT dan memanfaatkan ICT sebagai media
pembelajaran. Tujuannya adalah untuk memberikan
kemudahan dan kesempatan yang lebih luas kepada pebelajar dalam belajar.
Kehadiran dan kemajuan ICT di era komunikasi global
dewasa ini telah memberikan peluang dan perluasan interaksi antara
dosen/guru/pakar dan (mahasiswa, antar mahasiswa,
antara (mahasiswa dan sumber-sumber belajar dapat terjadi kapan saja dan
di mana saja tanpa dibatasi oleh ruang dan
waktu.
khususnya ICT, telah memperkaya sumber dan
media pembelajaran dalam berbagai bentuk seperti buku teks, modul, transparansi OHP, slide
Power Point, gambar/foto, animasi, film/video,
siaran televisi, siaran radio, hiperteks, halaman Web, program pembelajaran
berbantuan komputer, dan software aplikasi
pendukung pembelajaran, maka dosen/guru yang
profesional harus mampu memilih, mengembangkan dan memanfaatkan berbagai
jenis media pembelajaran dengan memanfaatkan
kecanggian ICT tersebut.
Beberapa contoh media pembelajaran
termasuk media tradisional (papan tulis, buku teks, handout, modul, lembar
peraga, LKS, objek-objek nyata, slide OHP, pita video atau film, guru, dll.), media massa (koran, majalah, radio,
televisi, bisokop, dll.), dan media pembelajaran
baru berbasis ICT (komputer, CD, DVD, video interaktif, Internet, sistem
multimedia, konferensi video, dll.).
1. ICT sebagai Alat Bantu
(Media) Pembelajaran
Pendidikan berbasis ICT telah lama dimulai sejak tahun 1960an dengan
pendidikan berbasis komputer. Seiring dengan perkembangan teori belajar,
semula pemanfaatan komputer dalam
pembelajaran menggunakan pendekatan teori behaviorisme. Komputer lebih banyak
digunakan untuk melakukan drill and practice.
Perkembangan selanjutnya dipengaruhi oleh teori
belajar konstruktivisme, komputer dimanfaatkan untuk membantu siswa menemukan
dan merumuskan pengetahuannya melalui interaksi
dan eksplorasi sumber-sumber belajar berbasis
ICT. Selain itu, pemanfaatan ICT dalam pembelajaran juga mendukung teori socio-
constructivism, yakni siswa memperoleh
pengalaman belajar secara bersama-sama dengan siswa lain atau melalui interaksi dengan para pakar dengan media
komunikasi berbasis ICT.
Perkembangan terkini adalah pemanfaatan ICT secara terpadu di dalam
pembelajaran yang memadukan berbagai keterampilan dan fungsi ICT di
dalam proses belajar mengajar. Penggunaan
ICT sebagai media pembelajaran dapat berbentuk file slide Power Point, gambar, animasi, video, audio, program CAI (computer
aided instruction), program simulasi, dan
lain-lain. Penggunaan media berbasis ICT memberikan beberapa keuntungan, antara
lain:
- · memvisualisasikan konsep-konsep abstrak,
- · mempermudah memahami materi-materi yang sulit,
- · mensimulasikan proses yang sulit dilakukan secara manual
2. ICT sebagai Sarana/Tempat
Belajar
Di era teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini, kegiatan belajar
tidak hanya dapat dilakukan di dalam kelas atau perpustakaan. Kemajuan
dunia ICT (khususnya Internet) telah
memberikan kemungkinan membuat kelas maya (virtual class) dalam bentuk
e-learning, di mana seorang dosen/guru
dapat mengelola proses pembelajaran dan (maha)siswa dapat melakukan aktivitas belajar sebagaimana yang dilakukan
di dalam kelas. Dengan e-leraning, akativitas
belajar seperti membaca materi pembelajaran, mengerjakan soal-soal dan tugas,
berdiskusi dengan sesama teman maupun
dosen/guru, melakukan ekperimen semua dalam bentuk simulasi,dan lain-lain.
3. ICT sebagai Sumber Belajar
Perkembangan ICT yang pesat tidak hanya dalam bentuk teknologi saja, namun
juga dalam bentuk isi
(content). Pada satu sisi para ahli telah mengembangkan teknologi yang memudahkan para pakar untuk menyajikan dan
menyampaikan pengetahuan, di sisi lain para
pakar dalam berbagai bidang sudah banyak yang menyumbangkan dan menyebarkan
pengetahuannya melalui berbagai media seperti
CD, DVD, Internet (Web), baik secara individu
maupun secara kolektif. Beberapa contoh
sumber belajar berbasis ICT adalah ensiklopedi Britanica (dalam bentuk DVD maupun Web), MicrosoftEncarta (dalam bentuk DVD
dan Web), dan ensiklopedi gratis
Wikipedia (www.wikipedia.org) yang berkembang sangat pesat. Wikipedia sekarang
juga tersedia dalam bentuk image ISO yang dapat
diunduh dari Internet dan disimpan ke dalam
DVD yang dapat dibuka langsung dari DVD tersebut atau dipasang pada komputer.
Demikian uraian mengenai hal-hal yang terkait dengan pengembangan media
berbasis
ICT. Uraian ini memang lebih bersifat teoritis tidak bersifat praktis, karena
tulisan ini tidak dimaksudkan untuk
tutorial, melainkan untuk memberikan wawasan kepada pembaca mengenai berbagasi aspek yang terkait dengan
pemilihan dan pengembangan media
pembelajaran. Hal-hal yang sifatnya praktis dapat menjadi bahan diskusi selama
presentasi.
Sumber : https://drive.google.com/file/d/1EGglP_AaAwJ2M7pT9WFtO4qTU2n8ZP8I/view?usp=sharing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar